Minahasa, Sebanyak 554 mahasiswa Poltekkes Kemenkes Manado resmi mengikuti kegiatan Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) yang dibuka di Lapangan Kantor Pemerintah Kabupaten Minahasa, Selasa (10/2/2026) pukul 10.00 WITA. Kegiatan ini menandai dimulainya pengabdian mahasiswa di sembilan kecamatan dan 50 desa di wilayah Kabupaten Minahasa selama periode 10 Februari hingga 2 Maret 2026.
Pembukaan PKLT berlangsung dalam upacara resmi yang dihadiri Plt Direktur Poltekkes Kemenkes Manado, jajaran Wakil Direktur, Kepala Subbagian Adak, para Ketua-Ketua Jurusan, serta tim panitia PKLT. Pemerintah Kabupaten Minahasa turut hadir melalui perwakilan yang mewakili Bupati Minahasa.
Dalam laporan panitia yang disampaikan Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Rolly H.S. Rondonuwu, M.Kep,Ns,Sp.Kep.MB, disebutkan bahwa dari total 554 peserta, sebanyak 167 mahasiswa berasal dari Jurusan Keperawatan, menjadikannya sebagai penyumbang peserta terbesar dalam kegiatan ini. Rinciannya terdiri atas 75 mahasiswa Program Studi D3 Keperawatan, 70 mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan, dan 22 mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan.
Plt Direktur Poltekkes Kemenkes Manado Sandra Gerce Jelly Tombokan, S.SiT, S.Pd, M.Kes dalam sambutannya menegaskan bahwa PKLT merupakan bagian integral dari proses pendidikan yang menghubungkan pembelajaran akademik dengan kebutuhan riil masyarakat. “PKLT bukan sekadar kewajiban akademik, tetapi wujud nyata pengabdian mahasiswa kepada masyarakat. Kami berharap seluruh peserta dapat menjaga nama baik institusi, bekerja secara profesional, serta memberikan kontribusi yang berdampak langsung bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” ujarnya.
Beliau menambahkan bahwa keterlibatan ratusan mahasiswa di berbagai desa menjadi momentum penting untuk memperkuat implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah daerah, menurutnya, menjadi kunci agar program yang dijalankan selaras dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan kesehatan setempat.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Minahasa yang mewakili Bupati Minahasa menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada daerahnya sebagai lokasi pelaksanaan PKLT. “Pemerintah Kabupaten Minahasa menyambut baik kehadiran mahasiswa Poltekkes Kemenkes Manado. Kami berharap kegiatan ini dapat mendukung program kesehatan di desa-desa serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perilaku hidup sehat,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah dalam menjawab tantangan kesehatan masyarakat, terutama di tingkat desa. Kehadiran mahasiswa di lapangan dinilai dapat memperkuat edukasi kesehatan, pendampingan keluarga, serta kegiatan promotif dan preventif lainnya.
Ketua Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado Semuel Tambuwun,SKM.,M.Kes kepada Press Jurkep, Tambuwun turut menegaskan komitmen pihaknya dalam memastikan mahasiswa menjalankan tugas secara profesional dan beretika. “Sebagai jurusan dengan jumlah peserta terbanyak, kami memandang PKLT ini sebagai kesempatan strategis untuk mengimplementasikan kompetensi klinis, promotif, dan preventif yang telah dipelajari. Mahasiswa keperawatan dan promosi kesehatan diharapkan mampu bekerja kolaboratif dengan perangkat desa dan tenaga kesehatan setempat, serta memberikan pelayanan yang humanis dan berbasis kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Tambuwun juga menambahkan bahwa kehadiran 167 mahasiswa dari tiga program studi di lingkungan Jurusan Keperawatan mencerminkan kesiapan institusi dalam mendukung program pengabdian berskala besar. Menurutnya, pembekalan yang telah dilakukan sebelum turun lapangan menjadi bekal penting agar mahasiswa mampu beradaptasi dengan kondisi riil di masyarakat.
Selama kurang lebih tiga pekan, para mahasiswa akan ditempatkan di sembilan kecamatan yang mencakup 50 desa. Mereka akan melaksanakan berbagai kegiatan sesuai kompetensi masing-masing, mulai dari penyuluhan kesehatan, pendataan kondisi kesehatan masyarakat, pendampingan keluarga, hingga dukungan terhadap program kesehatan berbasis komunitas.
Kegiatan PKLT ini dirancang sebagai pembelajaran berbasis praktik yang menekankan pendekatan interdisipliner. Mahasiswa tidak hanya dituntut mengaplikasikan teori yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga beradaptasi dengan dinamika sosial, budaya, dan kebutuhan masyarakat setempat.
Dengan jumlah peserta yang mencapai 554 orang, PKLT Poltekkes Kemenkes Manado tahun 2026 menjadi salah satu kegiatan pengabdian mahasiswa berskala besar di Kabupaten Minahasa. Keterlibatan Jurusan Keperawatan sebagai peserta terbanyak mempertegas peran tenaga kesehatan dalam mendukung pembangunan kesehatan berbasis masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Poltekkes Kemenkes Manado bersama Pemerintah Kabupaten Minahasa diharapkan terus memperkuat kerja sama dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, sekaligus menyiapkan lulusan tenaga kesehatan yang kompeten, berintegritas, dan responsif terhadap kebutuhan lapangan. (Press Jurkep)










