Manado, 4 Maret 2026. Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado menggelar rapat persiapan perdana panitia Dies Natalis ke-25 sebagai langkah awal mematangkan rangkaian kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada 10–16 April 2026. Rapat tersebut menjadi forum koordinasi awal untuk menyusun program kerja, memperkuat kepanitiaan, serta menyepakati agenda utama perayaan.
Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado mengawali persiapan peringatan Dies Natalis ke-25 melalui rapat koordinasi panitia yang dipimpin langsung oleh Ketua Jurusan Keperawatan Bapak Semuel Tambuwun, SKM,M.Kes dan dipandu Sekretaris Jurusan Keperawatan Bapak Ns. Maykel A. Kiling, S.Pd,S.Kep,M.Kep. Kegiatan rapat bertempat di ruang rapat Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado. Pertemuan ini dihadiri sejumlah personel panitia, meski belum seluruh anggota dapat mengikuti rapat perdana tersebut.
Rapat difokuskan pada pembentukan arah kerja awal panitia sekaligus mendengarkan pemaparan program dari Ketua Panitia Dies Natalis, Ibu Ns. Moudy Lombogia, S.Kep,M.Kep, mengenai konsep kegiatan yang akan dilaksanakan selama sepekan perayaan.
Ketua Jurusan Keperawatan dalam arahannya menekankan pentingnya koordinasi sejak tahap awal agar seluruh agenda dapat berjalan terstruktur dan sesuai tujuan institusi. Ia menyampaikan bahwa momentum Dies Natalis bukan sekadar seremoni, tetapi juga sarana memperkuat identitas akademik dan kebersamaan sivitas akademika.
“Dies Natalis ke-25 merupakan tonggak penting perjalanan institusi. Karena itu, setiap panitia diharapkan bekerja secara kolaboratif dan terencana agar kegiatan memberikan dampak positif bagi civitas akademika maupun masyarakat,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Ketua Panitia Ibu Moudy memaparkan rencana program kerja yang mencakup berbagai kegiatan akademik dan nonakademik. Agenda utama yang dirancang antara lain perlombaan kesenian, perlombaan olahraga, Expo 2026, Seminar internasional, serta sejumlah kegiatan pendukung lain untuk menyemarakkan perayaan.
Menurutnya, rangkaian kegiatan dirancang agar melibatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, serta mitra institusi. “Kami ingin Dies Natalis tahun ini menjadi ruang partisipasi bersama. Tidak hanya perayaan internal, tetapi juga wadah kreativitas dan kebersamaan seluruh unsur kampus,” kata Moudy.
Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dari anggota panitia terkait konsep pelaksanaan, teknis koordinasi, hingga pembagian tugas awal. Beberapa peserta juga menyoroti pentingnya komunikasi lintas tim agar setiap agenda dapat berjalan efektif.
Salah satu perwakilan panitia menyampaikan bahwa rapat perdana ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan persepsi seluruh tim. “Pertemuan awal ini penting untuk memastikan semua panitia memahami arah kegiatan dan tanggung jawab masing-masing sejak awal,” katanya.
Selain membahas program kegiatan, rapat juga menegaskan jadwal pelaksanaan Dies Natalis yang direncanakan berlangsung pada 10 hingga 16 April 2026. Panitia akan segera melanjutkan tahap koordinasi lanjutan guna mematangkan konsep teknis setiap kegiatan.
Pimpinan jurusan juga mendorong panitia untuk menjaga profesionalitas kerja serta memastikan setiap kegiatan memiliki nilai edukatif dan kebersamaan. Penguatan koordinasi disebut menjadi kunci utama keberhasilan penyelenggaraan kegiatan berskala institusi tersebut.
Ke depan, panitia dijadwalkan menggelar rapat lanjutan dengan melibatkan seluruh anggota guna menyempurnakan susunan kegiatan, pembagian tugas, serta kesiapan teknis menjelang pelaksanaan.
Sebagai peringatan seperempat abad perjalanan Poltekkes Kemenkes Manado, Dies Natalis ke-25 diharapkan tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga momentum refleksi dan penguatan kontribusi institusi pendidikan kesehatan dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia bidang kesehatan di Indonesia. (Press Jurkep)







