Tiga Pekan Pengabdian, PKLT Poltekkes Kemenkes Manado Tahun 2026 Ditutup di Minahasa

Minahasa, 2 Maret 2026 — Praktek Kerja lapangan Terpadu Poltekkes Kemenkes Manado secara resmi ditutup. Kegiatan penutupan Praktik Kerja Lapangan Terpadu (PKLT) Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Kantor Pemerintahan Kabupaten Minahasa, Senin (2/3). Kegiatan ini menandai berakhirnya pengabdian mahasiswa yang telah menjalankan program kesehatan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Minahasa sejak 10 Februari 2026.

Acara penutupan dihadiri jajaran pengelola Direktorat Poltekkes Kemenkes Manado, meliputi Direktur, Wakil Direktur, Kepala Subbagian Administrasi dan Akademik (ADaK), Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, dan tim panitia PKLT tahun 2026, serta mahasiswa peserta kegiatan. Pemerintah Kabupaten Minahasa turut hadir melalui Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundayang, SS dan jajarannya.

Mahasiswa Ditempatkan di Delapan Kecamatan

Kegiatan PKLT tahun ini dilaksanakan selama hampir tiga minggu, mulai 10 Februari hingga 2 Maret 2026. Mahasiswa ditempatkan di sembilan kecamatan yang mencakup 50 desa di wilayah Kabupaten Minahasa. Selama pelaksanaan, peserta berbaur langsung dengan masyarakat dan menjalankan berbagai program pengabdian berbasis kesehatan.

Dalam laporan panitia yang disampaikan Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Poltekkes Kemenkes Manado, Rolly H.S. Rondonuwu, M.Kep., Ns., Sp.Kep.MB, kegiatan berlangsung sesuai rencana dan mendapat dukungan dari masyarakat setempat.

“Kegiatan PKLT tahun ini berjalan aman dan terkendali. Mahasiswa mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat serta melaksanakan program pengabdian kesehatan sesuai tujuan pembelajaran,” ujar Rondonuwu dalam laporannya.

Ia menjelaskan bahwa keterlibatan mahasiswa tidak hanya berfokus pada praktik akademik, tetapi juga penguatan peran institusi pendidikan kesehatan dalam mendukung pelayanan masyarakat di tingkat desa.

Rondonuwu juga menambahkan dengan jumlah peserta PKLT tahun ini ada 554 mahasiswa, maka kontribusi program kesehatan di lapangan berlangsung lebih luas.

Penguatan Kompetensi Mahasiswa

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Poltekkes Kemenkes Manado, Sandra G.J. Tombokan, S.SiT., S.Pd., M.Kes, dalam sambutannya menegaskan bahwa PKLT merupakan bagian penting dari proses pendidikan vokasi kesehatan yang menekankan pengalaman langsung di masyarakat.

“Melalui PKLT, mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di kampus, tetapi juga belajar memahami kondisi nyata masyarakat serta tantangan pelayanan kesehatan di lapangan,” kata Tombokan.

Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat menjadi sarana pembelajaran yang tidak dapat diperoleh sepenuhnya melalui pembelajaran di kelas. Ia berharap pengalaman tersebut dapat membentuk lulusan tenaga kesehatan yang adaptif dan memiliki kepedulian sosial.

Tombokan juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa dan masyarakat yang telah menerima mahasiswa selama kegiatan berlangsung.

Apresiasi Pemerintah Kabupaten Minahasa

Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundayang, SS, menyampaikan terima kasih atas kontribusi Poltekkes Kemenkes Manado dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat melalui kegiatan pengabdian mahasiswa.

“Kehadiran mahasiswa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam edukasi dan pelayanan kesehatan di desa-desa. Pemerintah daerah menyambut baik kolaborasi seperti ini,” ujar Sarundayang.

Ia menilai kegiatan PKLT menjadi bentuk sinergi antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan kesehatan berbasis masyarakat.

Partisipasi Mahasiswa dan Dampak Kegiatan

Selama pelaksanaan PKLT, mahasiswa menjalankan berbagai aktivitas pengabdian kesehatan dengan melibatkan masyarakat setempat. Kehadiran peserta di desa-desa dinilai turut meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan melalui pendekatan langsung dan edukatif.

Kegiatan yang berlangsung di sembilan kecamatan tersebut juga menjadi ruang pembelajaran sosial bagi mahasiswa, sekaligus mempererat hubungan antara institusi pendidikan kesehatan dengan masyarakat.

Panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan terkendali hingga hari penutupan. Partisipasi aktif mahasiswa dan dukungan pemerintah daerah menjadi faktor utama kelancaran pelaksanaan program.

Penutup Kegiatan

Penutupan PKLT ditandai dengan rangkaian laporan kegiatan, sambutan pimpinan institusi dan pemerintah daerah, serta kehadiran seluruh peserta sebagai bentuk refleksi akhir program pengabdian lapangan tahun 2026.

Dengan berakhirnya kegiatan ini, mahasiswa Poltekkes Kemenkes Manado diharapkan membawa pengalaman praktik lapangan sebagai bekal dalam pengembangan kompetensi profesional di bidang kesehatan, sekaligus memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat di masa mendatang. (Press Jurkep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *