Whitney Michelle Rettob Siap Jalani Karier sebagai Perawat Indonesia di Jerman

Jurkeppolkesdo.my.id! Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh alumni Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado. Salah satu lulusan terbaik Program Studi Pendidikan Profesi Ners, Ns. Whitney Michelle Rettob,STr.Kep, resmi diberangkatkan menuju Jerman pada 21 Mei 2026 untuk menjalani karier sebagai perawat profesional melalui program penempatan tenaga kesehatan internasional atau Government to Government (G to G) Perawat di Jerman.

Keberangkatan tersebut menjadi momentum penting yang menunjukkan kualitas lulusan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado yang mampu bersaing di tingkat global. Program kerja luar negeri ini sekaligus menjadi bentuk kepercayaan internasional terhadap kompetensi tenaga kesehatan Indonesia, khususnya lulusan pendidikan vokasi kesehatan di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Whitney Michelle Rettob merupakan lulusan Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado yang berhasil melalui berbagai tahapan seleksi dan persiapan untuk bekerja sebagai perawat profesional di Jerman. Program G to G Perawat di Jerman dikenal sebagai salah satu jalur penempatan tenaga kesehatan internasional yang menuntut kemampuan akademik, keterampilan klinis, penguasaan bahasa asing, serta kesiapan adaptasi budaya dan profesionalisme kerja.

Direktur Poltekkes Kemenkes Manado, Dr. Hanung Prasetya, S.Kp., M.Si, menyampaikan apresiasi dan kebanggaan atas keberhasilan alumni Jurusan Keperawatan yang mampu menembus dunia kerja internasional. Menurutnya, capaian tersebut menjadi indikator bahwa lulusan Poltekkes Kemenkes Manado memiliki kualitas, kompetensi, dan karakter profesional yang mampu bersaing secara global.

“Keberhasilan ini menjadi kebanggaan bagi institusi dan juga masyarakat Sulawesi Utara. Kami berharap Whitney Michelle Rettob dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga nama baik almamater, serta menunjukkan bahwa tenaga kesehatan Indonesia memiliki kompetensi dan etos kerja yang unggul di tingkat internasional,” ujar Dr. Hanung.

Ia menambahkan bahwa Poltekkes Kemenkes Manado terus berkomitmen meningkatkan mutu pendidikan dan penguatan kompetensi mahasiswa agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan global yang terus berkembang. Menurutnya, keberhasilan alumni bekerja di luar negeri juga menjadi motivasi bagi mahasiswa lain untuk terus belajar, disiplin, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja internasional.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado, Semuel Tambuwun, SKM., M.Kes, menyampaikan bahwa keberhasilan Whitney Michelle Rettob merupakan hasil dari proses pendidikan, pembinaan karakter, dan semangat belajar yang konsisten selama menempuh pendidikan di Jurusan Keperawatan.

“Program penempatan perawat Indonesia di Jerman membutuhkan kesiapan akademik, keterampilan klinis, kemampuan bahasa, dan adaptasi budaya yang baik. Kami bersyukur salah satu alumni Jurusan Keperawatan mampu melalui seluruh proses tersebut dengan baik dan siap mengabdikan diri sebagai perawat profesional di Jerman,” ungkap Tambuwun.

Menurutnya, alumni yang bekerja di luar negeri memiliki peran strategis sebagai representasi tenaga kesehatan Indonesia di dunia internasional. Oleh karena itu, lulusan diharapkan tetap menjunjung tinggi etika profesi, nilai kemanusiaan, dan semangat pelayanan dalam menjalankan tugas di negara tujuan.

Program kerja luar negeri sebagai perawat profesional di Jerman juga menjadi peluang strategis bagi lulusan keperawatan untuk memperluas pengalaman, meningkatkan kompetensi, dan memahami sistem pelayanan kesehatan internasional. Selain itu, pengalaman bekerja di luar negeri diharapkan dapat memperkuat kapasitas sumber daya manusia kesehatan Indonesia di masa depan.

Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado terus mendorong mahasiswa dan alumni untuk meningkatkan kemampuan akademik maupun nonakademik, termasuk penguasaan bahasa asing, kemampuan komunikasi lintas budaya, serta kesiapan menghadapi tantangan pelayanan kesehatan modern. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan lulusan agar mampu beradaptasi di lingkungan kerja global.

Keberangkatan Whitney Michelle Rettob menuju Jerman juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus belajar, berproses, dan mengembangkan diri. Semangat pengabdian, disiplin, kerja keras, dan keberanian menghadapi tantangan baru dinilai menjadi kunci penting dalam membangun karier profesional di bidang kesehatan.

Selain menjadi kebanggaan institusi, keberhasilan alumni keperawatan bekerja di Jerman menunjukkan semakin terbukanya peluang bagi tenaga kesehatan Indonesia untuk berkiprah secara internasional. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia kesehatan yang unggul, profesional, dan kompetitif di tingkat global.

Poltekkes Kemenkes Manado terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga memiliki karakter pelayanan yang humanis dan berorientasi pada keselamatan pasien. Keberhasilan alumni bekerja sebagai perawat Indonesia di Jerman diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas diri dan percaya diri menghadapi persaingan global.

Dengan keberangkatan Whitney Michelle Rettob ke Jerman, Poltekkes Kemenkes Manado kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan kesehatan yang mampu menghasilkan tenaga kesehatan profesional dan berdaya saing internasional. Capaian ini diharapkan menjadi langkah awal bagi lahirnya lebih banyak alumni keperawatan yang mampu mengharumkan nama kampus, daerah, dan Indonesia di berbagai negara.

Semangat belajar, pengabdian, dan dedikasi yang ditunjukkan para alumni menjadi bukti bahwa perjuangan di dunia pendidikan kesehatan tidak berhenti di ruang kelas, melainkan terus berlanjut dalam pelayanan nyata bagi masyarakat global. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi inspirasi bahwa lulusan daerah pun mampu berdiri sejajar dan berkontribusi di panggung internasional. (Press Jurkep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *