“Hari Lahir Pancasila 2026: Poltekkes Kemenkes Manado Teguhkan Semangat Persatuan dan Karakter Generasi Kesehatan”

Mengusung Tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, Sivitas Akademika Perkuat Komitmen Kebangsaan dan Pelayanan Kesehatan Humanis

jurkeppolkesdo.my.id! MANADO – Poltekkes Kemenkes Manado menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Kampus A, Senin (1/6/2026). Kegiatan yang mengusung tema nasional “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” ini berlangsung khidmat dan diikuti oleh pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta seluruh sivitas akademika.

Direktur Poltekkes Kemenkes Manado, Dr. Hanung Prasetya, SKp., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara, sementara Bapak Rolly H. S. Rondonuwu, S.Kep, Ners, M.Kep, Sp.KMB selaku Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) dipercaya sebagai Komandan Upacara. Momentum Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi sarana memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus meneguhkan peran institusi pendidikan kesehatan dalam membentuk generasi yang profesional, berintegritas, dan berkarakter.

Pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila diawali dengan persiapan peserta dan pasukan upacara yang berlangsung tertib. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan teks Pancasila, Pembukaan UUD 1945, serta pembacaan amanat resmi Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Dalam amanat yang dibacakan oleh Dr. Hanung Prasetya, ditegaskan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus terus dijaga serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Di tengah berbagai tantangan global dan perkembangan teknologi yang semakin pesat, nilai-nilai Pancasila dinilai tetap relevan sebagai pedoman dalam menjaga persatuan bangsa.

“Pancasila adalah rumah besar bagi keberagaman Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus terus dihidupkan dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” demikian salah satu pesan dalam amanat BPIP.

Amanat tersebut juga menyoroti pentingnya penguatan ideologi Pancasila di era digital. Kemajuan teknologi informasi memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, namun juga menghadirkan tantangan berupa penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi, dan polarisasi sosial. Karena itu, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjadi agen pemersatu bangsa melalui pemanfaatan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab.

Selain sebagai pemersatu bangsa, Pancasila juga dipandang sebagai fondasi perdamaian dunia. Indonesia yang dikenal sebagai negara dengan keberagaman suku, budaya, dan agama memiliki pengalaman panjang dalam merawat persatuan. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk berkontribusi dalam menciptakan perdamaian dan kerja sama global.

Bagi Poltekkes Kemenkes Manado, pesan-pesan tersebut memiliki makna yang sangat relevan dengan dunia pendidikan kesehatan. Sebagai institusi yang mencetak tenaga kesehatan, penerapan nilai-nilai Pancasila tidak hanya diajarkan di ruang kelas, tetapi juga diwujudkan dalam sikap profesional dan pelayanan yang mengutamakan kemanusiaan.

Dalam praktik pelayanan kesehatan, nilai kemanusiaan yang adil dan beradab tercermin melalui pelayanan yang tidak membedakan latar belakang pasien. Sementara nilai persatuan dan gotong royong diwujudkan melalui kerja sama antarprofesi kesehatan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Peran tersebut juga menjadi bagian penting dalam proses pendidikan di Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Manado. Mahasiswa tidak hanya dibekali kemampuan akademik dan keterampilan klinis, tetapi juga didorong untuk memiliki empati, integritas, serta jiwa pengabdian yang kuat. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan diharapkan mampu menjadi tenaga kesehatan yang kompeten sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila.

Suasana upacara berlangsung khidmat dari awal hingga akhir. Kehadiran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa mencerminkan semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Lahir Pancasila 2026. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh penghormatan terhadap simbol-simbol negara.

Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini juga mendapat perhatian di berbagai platform media sosial. Sejumlah unggahan yang mengangkat tema persatuan, toleransi, dan kebangsaan mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak netizen menilai bahwa nilai-nilai Pancasila tetap relevan untuk menghadapi berbagai tantangan di era digital, terutama dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Bagi kalangan pendidikan, momentum ini menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga oleh kekuatan karakter serta nilai-nilai yang menjadi identitas nasional.

Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di lingkungan Poltekkes Kemenkes Manado menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan integritas. Melalui upacara yang berlangsung khidmat, seluruh sivitas akademika diajak untuk terus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam pendidikan, pelayanan kesehatan, dan kehidupan bermasyarakat.

Sejalan dengan tagline “Smart Campus to Drive Innovation”, Poltekkes Kemenkes Manado berkomitmen mencetak tenaga kesehatan yang unggul, inovatif, profesional, dan berkarakter. Dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila, institusi ini terus berupaya menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan global sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (Press Jurkep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *