Deteksi Dini Diabetes Mellitus Jadi Fokus Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Manado

Manado, 17 April 2026 – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-25, Poltekkes Kemenkes Manado menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat secara serentak di berbagai lokasi di Kota Manado. Kegiatan ini mengusung judul “Deteksi Dini Penyakit Diabetes Mellitus” sebagai bentuk kontribusi nyata institusi dalam meningkatkan kesadaran dan kesehatan masyarakat.

Mengangkat tema “Seperempat Abad Berkarya, Melaju Cerdas Mewujudkan Transformasi Kesehatan” serta subtema “Transformasi pendidikan kesehatan dalam melahirkan generasi unggul dan kompetitif yang berkarya, berinovasi, dan mengabdi demi kemajuan kesehatan negeri”, kegiatan ini menjadi momentum penting dalam perjalanan panjang Poltekkes Kemenkes Manado sebagai institusi pendidikan kesehatan yang terus berinovasi.

Pelaksanaan pengabdian masyarakat dilakukan secara serentak di tujuh titik lokasi, yakni SMK Negeri 1 Manado, SMK Negeri 2 Manado, SMK Negeri 3 Manado, SMK Negeri 6 Manado, SMA St. Ignatius Manado, Panti Asuhan Darul Istiqamah Manado, serta Panti Asuhan dr. J. Lucas Manado. Kegiatan ini melibatkan dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa yang secara aktif memberikan edukasi kesehatan, pemeriksaan gula darah, serta sosialisasi pentingnya deteksi dini penyakit diabetes mellitus.

Plt Direktur Poltekkes Kemenkes Manado, Ibu Sandra Tombokan, S.SiT, S.Pd, M.Kes, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen institusi dalam mendukung transformasi kesehatan di Indonesia.
“Kami ingin memastikan bahwa peringatan dies natalis ke-25 ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan deteksi dini diabetes mellitus ini, kami berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit tidak menular sejak dini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Dies Natalis ke-25, Ibu Maudy Lombogia, S.Kep, Ns, M.Kep, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang secara kolaboratif dan menyeluruh agar dapat menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
“Kegiatan ini melibatkan seluruh sivitas akademika dan dilaksanakan secara serentak di beberapa lokasi strategis. Kami berharap melalui kegiatan ini, pesan kesehatan dapat tersampaikan secara luas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan bahaya diabetes,” jelasnya.

Di sisi lain, Koordinator Seksi Pengabdian Kepada Masyarakat, Ibu Johan Tuegeh, S.Pd, S.ST, M.Kes, menekankan pentingnya edukasi dan pemeriksaan dini sebagai langkah preventif yang efektif.
“Deteksi dini sangat penting untuk mencegah komplikasi lebih lanjut dari diabetes mellitus. Dalam kegiatan ini, kami tidak hanya melakukan pemeriksaan, tetapi juga memberikan edukasi tentang pola hidup sehat, pola makan seimbang, serta pentingnya aktivitas fisik,” ungkapnya.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan pihak sekolah maupun panti asuhan yang menjadi lokasi pelaksanaan. Selain memberikan layanan kesehatan dasar, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi yang interaktif dan mudah dipahami oleh peserta dari berbagai kalangan usia.

Dengan mengusung tagline “Smart Campus to Drive Innovation”, Poltekkes Kemenkes Manado terus menunjukkan komitmennya sebagai kampus cerdas yang mendorong inovasi di bidang pendidikan dan pelayanan kesehatan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, diharapkan tercipta sinergi antara institusi pendidikan dan masyarakat dalam mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik.

Momentum dies natalis ke-25 ini menjadi bukti bahwa Poltekkes Kemenkes Manado tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam pembangunan kesehatan masyarakat. Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan peran institusi dalam mendukung transformasi kesehatan nasional. (Press Jurkep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *