Empat Mahasiswa Keperawatan Dilepas ke Jepang, Wujud Nyata Transformasi Pendidikan Kesehatan

Jurkeppolkesdo.my.id-Poltekkes Kemenkes Manado secara resmi melepas empat mahasiswa Tingkat III Program Studi Diploma Tiga Keperawatan untuk mengikuti program magang (internship) di Jepang. Kegiatan pelepasan yang berlangsung di Room Bunaken Lantai 3 Poltekkes Kemenkes Manado (22/4-2026) ini menjadi bagian dari upaya institusi dalam memperkuat daya saing lulusan di tingkat internasional.

Program magang tersebut akan dilaksanakan di Medical Corporation Keiseikai, Hiroshima, Jepang, mulai 24 April hingga 15 Juni 2026. Keempat mahasiswa yang terpilih adalah I Made R. Putra (NIM 711440123031), Stheysya Meizya Silap (NIM 711440123081), Zefanya Christania Cheril Pangemanan (NIM 711440123085), dan Sefanya Praysie Lowing (NIM 711440123087).

Acara pelepasan diawali dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Youdy Pangow, SST, menciptakan suasana khidmat yang menyelimuti seluruh peserta yang hadir. Selanjutnya, kegiatan dipandu oleh MC Ibu Lidya Pantouw, SS, M.Hum yang mengarahkan jalannya acara secara tertib dan sistematis.

Dalam laporan kegiatan, Ketua Jurusan Keperawatan, Bapak Semuel Tambuwun, SKM., M.Kes, menyampaikan bahwa program magang internasional ini merupakan bagian dari strategi pengembangan institusi dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi lintas budaya dan standar pelayanan kesehatan global. Ia didampingi oleh Ketua Prodi D3 Keperawatan, Ibu Mariak Terok, S.Pd, S.ST, M.Kes.

Semuel juga menegaskan bahwa kegiatan magang ini memiliki bobot akademik sebesar 12 satuan kredit semester (SKS), sehingga menjadi bagian integral dari kurikulum pendidikan yang harus ditempuh mahasiswa. “Program ini tidak hanya memberikan pengalaman praktik internasional, tetapi juga diakui secara akademik sebagai bagian dari proses pembelajaran mahasiswa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kesempatan ini merupakan langkah penting dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman praktik langsung di lingkungan pelayanan kesehatan internasional. Hal ini akan memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan klinis, serta membentuk karakter profesional yang siap bersaing di tingkat global.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain dosen dan tenaga kependidikan, pengelola jurusan serta pihak direktorat, mahasiswa aktif termasuk pengurus Himpunan Mahasiswa Jurusan (Himaju) Keperawatan di bawah kepemimpinan Ketua Nikita Sumakul, orang tua mahasiswa peserta magang, serta dua sensei pengajar kursus bahasa Jepang, yaitu: Tatiana Claudia, SS, M.Pd dan Maxi Kojong, S.Pd, M.Hum yang selama ini membimbing mahasiswa dalam persiapan bahasa dan budaya.

Sambutan dan arahan diberikan oleh Wakil Direktur III bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Ibu Dr. Dra. Linda Makalew, M.Kes, yang hadir mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Poltekkes Kemenkes Manado. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya program magang internasional sebagai sarana peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan Indonesia.

“Program ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi institusi, tetapi juga menjadi tanggung jawab besar bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensi, etika, dan profesionalisme selama berada di Jepang. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal berharga dalam menghadapi tantangan global di bidang kesehatan,” ungkap Linda.

Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dengan institusi kesehatan di Jepang merupakan langkah strategis dalam memperluas jejaring internasional serta meningkatkan mutu pendidikan vokasi kesehatan di Indonesia. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu menyerap praktik terbaik (best practices) dalam sistem pelayanan kesehatan Jepang yang dikenal memiliki standar tinggi.

Suasana haru dan penuh harapan tampak jelas sepanjang acara berlangsung. Para orang tua yang hadir memberikan dukungan moral kepada putra-putri mereka yang akan menjalani pengalaman belajar di luar negeri. Sementara itu, rekan-rekan mahasiswa dan dosen turut menyampaikan doa serta harapan agar para peserta magang dapat menjalankan tugas dengan baik dan kembali membawa pengalaman berharga.

Program magang di Jepang ini juga menjadi bukti konkret komitmen Poltekkes Kemenkes Manado dalam mendorong transformasi pendidikan kesehatan yang adaptif terhadap perkembangan global. Selain meningkatkan kompetensi teknis, mahasiswa juga akan mendapatkan pengalaman interkultural yang penting dalam praktik keperawatan modern yang semakin kompleks dan berorientasi pada pelayanan pasien secara holistik.

Dengan adanya program ini, diharapkan lulusan keperawatan tidak hanya siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di pasar tenaga kerja internasional. Hal ini sejalan dengan kebutuhan global akan tenaga kesehatan yang profesional, kompeten, dan memiliki standar pelayanan yang tinggi.

Kegiatan pelepasan ini ditutup dengan sesi foto bersama dan pemberian ucapan selamat kepada para mahasiswa yang akan berangkat. Momen tersebut menjadi simbol awal perjalanan mereka dalam mengembangkan kapasitas diri di kancah internasional.

Melalui langkah ini, Poltekkes Kemenkes Manado kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan kesehatan yang berorientasi pada kualitas dan daya saing global, sekaligus berkontribusi dalam mencetak generasi tenaga kesehatan yang unggul, adaptif, dan berintegritas. (Press Jurkep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *