Manado, 16 April 2026 — Poltekkes Kemenkes Manado menggelar Rapat Senat Terbuka dalam rangka Dies Natalis ke-25 pada Kamis (16/4) pukul 09.00 WITA di Aula Bunaken Lantai 3 Direktorat. Kegiatan ini menjadi momentum reflektif sekaligus strategis untuk meneguhkan komitmen institusi dalam mendorong transformasi pendidikan kesehatan di Indonesia.
Rapat senat yang berlangsung khidmat ini dipimpin oleh Sekretaris Senat, Semuel Tambuwun, SKM., M.Kes., yang sekaligus membuka dan menutup secara resmi seluruh rangkaian acara. Jalannya kegiatan dipandu oleh pembawa acara, Els Kulas, S.ST, M.Kes selaku Kepala Subbagian Administrasi Akademik (Kasubbag Adak), yang memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh khidmat.
Tanggal 16 April sendiri memiliki makna historis sebagai hari berdirinya Poltekkes Kemenkes Manado, menandai perjalanan panjang institusi dalam mencetak tenaga kesehatan yang kompeten dan berdedikasi.
Mengusung tema “Seperempat Abad Berkarya, Melaju Cerdas Mewujudkan Transformasi Kesehatan” dengan subtema “Transformasi pendidikan kesehatan dalam melahirkan generasi unggul dan kompetitif yang berkarya, berinovasi, dan mengabdi demi kemajuan kesehatan negeri”, peringatan Dies Natalis ke-25 ini juga diperkuat dengan tagline “Smart Campus to Drive Innovation” sebagai arah pengembangan institusi ke depan.
Agenda utama dalam rapat senat terbuka ini adalah penyampaian laporan capaian kinerja tahun 2025 oleh Wakil Direktur I Bidang Akademik, Steven Soenjono, SKM, M.Sc, yang bertindak sebagai Pelaksana Harian (Plh) mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Direktur. Dalam laporannya, disampaikan berbagai capaian strategis, mulai dari peningkatan mutu pendidikan, penguatan kurikulum berbasis kompetensi, hingga kontribusi nyata dalam pengabdian kepada masyarakat.
“Selama tahun 2025, Poltekkes Kemenkes Manado terus menunjukkan progres signifikan dalam penguatan tridharma perguruan tinggi. Kami tidak hanya fokus pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga memperluas dampak melalui kolaborasi lintas sektor dalam bidang kesehatan,” ujar Steven dalam laporannya.
Ia juga menambahkan bahwa transformasi digital menjadi salah satu fokus utama, sejalan dengan tuntutan era modern. “Kami mengarahkan pengembangan menuju smart campus yang adaptif terhadap teknologi, guna menciptakan lulusan yang tidak hanya kompeten secara klinis, tetapi juga inovatif dan siap bersaing secara global,” lanjutnya.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur penting, antara lain sivitas akademika Poltekkes Kemenkes Manado, perwakilan organisasi profesi, direktur rumah sakit di Manado, kepala puskesmas, para stakeholder, serta alumni yang menjadi bagian dari perjalanan institusi selama 25 tahun terakhir.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Provinsi Sulawesi Utara yang diwakili oleh Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut Dr. dr. Rima F Lolong, M.Kes menyampaikan apresiasi atas kontribusi Poltekkes dalam mendukung pembangunan kesehatan daerah. “Poltekkes Kemenkes Manado telah menjadi pilar penting dalam penyediaan sumber daya manusia kesehatan yang berkualitas di Sulawesi Utara. Kami berharap peran ini terus diperkuat dalam menghadapi tantangan kesehatan ke depan,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal SDM Kesehatan Kementerian Kesehatan RI yang diwakili oleh Sekretaris Ditjen SDM Kesehatan, Albertus Yudha Poerwadi, SE, M.Si., CA., CPMA, CPIA, menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan kesehatan. “Transformasi sistem kesehatan nasional tidak akan berhasil tanpa didukung oleh transformasi pendidikan tenaga kesehatan. Poltekkes harus menjadi motor penggerak dalam mencetak SDM kesehatan yang unggul, adaptif, dan berintegritas,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dengan fasilitas pelayanan kesehatan serta dunia industri. “Sinergi ini menjadi kunci untuk memastikan lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menciptakan solusi atas berbagai permasalahan kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-25 ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang institusi serta penegasan arah masa depan. Dengan semangat seperempat abad berkarya, Poltekkes Kemenkes Manado terus melaju sebagai institusi pendidikan kesehatan yang unggul, inovatif, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan kesehatan bangsa.
Sebagai penutup, Semuel Tambuwun menyampaikan harapan agar momentum ini menjadi penguat komitmen seluruh elemen institusi. “Dies Natalis ke-25 ini bukan sekadar peringatan, tetapi menjadi tonggak penting untuk melangkah lebih jauh, lebih cerdas, dan lebih berdampak bagi negeri,” tutupnya. (Press Jurkep)


